Bahaya Melupakan Al-Quran

Table of Contents

 


Sahabat RQ, sedih rasanya melihat banyak sekali orang yang mengaku Muslim masih saja jauh dari Al-Quran. Padahal semua petunjuk ada dalam Al-Quran. Sesiapa yang berpegang teguh terhadap AL-Quran, maka ia takkan sesat selama-lamanya.




Ada beberapa peringatan yang datang kepada kita tentang bahaya melupakan Al-Quran (Nisyanul Quran), diantaranya adalah :




1. Kesesatan yang nyata

Hukum yang ada dalam al-Qur’an adalah petunjuk yang menyerahkan. Siapa yang tidak menggunakan al-Qur’an sebagai petunjuk berarti menggunakan selainnya. Padahal petunjuk yang sebenarnya adalah petunjuk Allah.


2. Kesempitan dan kesesakan

Barangsiapa yang Allah kehendaki untuk mendapat petunjuk, Allah akan melapangkan dadanya. Sebaliknya yang tidak mendapat petunjuk, dadanya akan terasam sempit menghimpit seakan naik ke ketinggian langit.


3. Kehidupan yang sempit

Siapa yang tidak mengikuti petunjuk Allah, maka kehidupannya psti akan penuh dengan masalah. Mengikuti petunjuk buatan manusia sama saja menjerumuskan diri dalam kepentingan berbagai pihak sehingga akan terombang-ambing di antara kepentingan-kepentingan itu.


4. Kebutaan mata hati

Mereka tidak dapat melihat kebenaran al-Qur’an bukan karena mata mereka buta. Kebutaan yang lebih parah adalah apabila mengenai hati. Orang yang mengalami kebutaan secara lahir mungkin saja mendapatkan kehidupan yang baik selama hatinya tidak buta.


5. Kekerasan hati

Di antara kemukjizatan al-Qur’an adalah kekuatannya meluluhkan hati sehingga orang yang kasar dan kaku pun menjadi lembut karenanya. Contoh yang sangat ekstrim adalah ‘Umar bin al-Khaththab ra. Saat amarah, kebencian dan permusuhannya berkobar-kobar justru beliau tersentuh oleh al-Qur’an yang sedang dibacakan. Tidak tersentuhnya hati oleh al-Qur’an adalah akibat sekat yang ada menjadikannya keras. Padahal bila sudah mengeras, hati lebih keras dibanding batu.


6. Kedhaliman dan kehinaan

Meninggalkan hal yang bermanfaat dan menggantikannya dengan kesesatan merupakan tindakan kedhaliman terhadap diri sendiri dan orang lain. Kedhaliman semacam ini akan menyebabkan hilangnya kehormatan sehingga orang akan hina di mata Allah dan di mata manusia.


7. Menjadi teman setan

Setan akan menjadi sangat senang apabila manusia meninggalkan kitab suci Tuhannya. Karena mereka akan menjadi teman yang loyal kepadanya.


8. Lupa diri

Akibat melupakan Allah, ia dilupakan Allah, padahal kepentingannya sangat tergantung pada Allah. Melupakan Allah sama dengan melupakan dirinya sendiri. Hal ini akan menimbulkan bahaya yaitu kefasikan dan kemunafikan. Semua itu mengakibatkan kesengsaraan di dunia dan di akhirat



Jadi sahabat RQ, sebaiknya kita tidak boleh jauh-jauh dari Al-Quran ya. Sebab akibatnya sangat banyak dan sungguh itu memberatkan kita di dunia dan di akhirat.




_Imam Syahrobani




Posting Komentar